Loading

Informasi ODCB

Tingkatan Data : Provinsi
Tahun pendataan : -
Tahun Verifikasi dan Validasi : 2020-01-24
Tahun penetapan : 2022-01-24
Entitas kebudayaan : ODCB
Kategori : Situs

Data Benda

Nama ODCB/CB di lapangan : -
Sifat Situs : Campuran
Periode Situs : -
Kelompok Situs : -

Lokasi Penemuan

Kabupaten/Kota : Kabupaten Pidie Jaya
Kecamatan : -
Desa/Kelurahan : -
Alamat : 6796+FHX, Meunasah Kulam, Kec. Meurah Dua, Kabupaten Pidie Jaya, Aceh
Latitude : 5.218569710967896
Longitude : 96.26988417213295
Ketinggian (mdpl) : -

Data Dimensi

Panjang : -
Lebar : -
Luas Tanah : -

Kondisi Terkini

Keutuhan : Utuh
Pemeliharaan : Terpelihara
Riwayat Pemugaran : Belum Pernah Dipugar
Riwayat Adaptasi : -

Data Kepemilikan

Kabupaten/Kota : -
Kecamatan : -
Desa/Gampong : -
Status kepemilikan : Umum
Nama pemilik : -
Status perolehan : -
Alamat : -
Latitude : -
Longitude : -

Data Pengelolaan

Status Pengelolaan : -

Batas Zonasi

Batas Zona Utara : -
Batas Zona Selatan : -
Batas Zona Barat : -
Batas Zona Timur : -

Deskripsi Singkat

Situs

Nama Lainnya : Makam Raja-Raja Meureudu

Makam raja-raja Meureudu merupakan situs bersejarah di Pidie Jaya yang berisi makam para pemimpin dari abad ke-17 dan ke-18, ditandai dengan batu nisan khas Aceh seperti tipe C yang pipih bersayap dan dihiasi ukiran kaligrafi. Situs ini menunjukkan peran penting Meureudu sebagai basis pertahanan dan pusat kekuasaan dalam sejarah Kesultanan Aceh.  Berada di atas gundukan tanah seluas 30 x 16 meter dengan tinggi 2 meter.  Kompleks makam raja-raja Meureudu terdiri dari beberapa makam dengan nisan khas Aceh yang pipih bersayap (tipe C dan D).  Nisan terbuat dari batu pasir yang dihiasi ukiran kaligrafi, motif flora, dan geometri. Beberapa nisan, seperti yang ditemukan di Makam Kuno Tu Panteraja (tipe D), berukir kaligrafi dan memiliki gaya pintu Aceh.  Batu nisan menunjukkan bahwa makam-makam ini berasal dari abad ke-17 dan ke-18 Masehi. Keberadaan makam ini penting untuk memahami identitas sejarah Pidie Jaya (Meureudu) pada masa itu.  Meureudu adalah wilayah yang penting bagi Kesultanan Aceh, berperan sebagai basis pertahanan militer terkuat. Makam para ulee balang (raja) di Meureudu mencerminkan status dan peran penting wilayah tersebut dalam sejarah Kesultanan Aceh.