Loading

Makam Pucok Suloh/ Makam Po Pala / Makam Raja Pala

No. Reg. Bupati Aceh Tamiang No : 877 Tahun 2020 Status ODCB

Informasi ODCB

Tingkatan Data : Kabupaten
Tahun pendataan : 2020
Tahun Verifikasi dan Validasi : 2020
Tahun penetapan : -
Entitas kebudayaan : ODCB
Kategori : Struktur

Data Benda

Nama ODCB/CB di lapangan : -
Sifat Struktur : -
Periode Struktur : -
Fungsi Struktur : -

Lokasi Penemuan

Kabupaten/Kota : Kabupaten Aceh Tamiang
Kecamatan : -
Desa/Kelurahan : -
Alamat : 82FV+XFH, Gp. Tanjung Gelumpang, Karang Baru, Aceh Tamiang, Kebun Tanah Terban, Banda Aceh, Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh 24476
Latitude : 4.32458554347172
Longitude : 98.05473309212111
Ketinggian (mdpl) : -

Data Fisik

Bahan Struktur : -
Satuan waktu pembuatan : -
Periode waktu pembuatan : -
Waktu Pembuatan : -
Ornamen Struktur : -
Tanda Struktur : -
Warna Struktur : -
Hiasan : -

Data Dimensi

Panjang : -
Lebar : -
Tinggi : -
Luas Struktur : -
Luas Tanah : 40 m2
Diameter Atas : -
Diameter Badan : -
Diameter Kaki : -

Kondisi Terkini

Keutuhan : -
Pemeliharaan : -
Riwayat Pemugaran : -
Riwayat Adaptasi : -

Data Kepemilikan

Kabupaten/Kota : -
Kecamatan : -
Desa/Gampong : -
Status kepemilikan : Ahli Waris
Nama pemilik : -
Status perolehan : -
Alamat : -
Latitude : -
Longitude : -

Data Pengelolaan

Status Pengelolaan : -

Batas Zonasi

Batas Zona Utara : -
Batas Zona Selatan : -
Batas Zona Barat : -
Batas Zona Timur : -

Deskripsi Singkat

Struktur

Nama Lainnya : Makam Pucok Suloh/ Makam Po Pala / Makam Raja Pala

Merupakan Raja pertama di Kabupaten Aceh Tamiang. Makam Pucok Suloh/Po Pala/Raja Pala adalah makam para pendiri dan raja-raja Kerajaan Tamiang. Pucok Suloh diyakini sebagai pendiri kerajaan pada tahun 1190-1256, yang kemudian digantikan oleh putranya, Raja Po Pala (1256-1258), dan seterusnya. Makam-makam ini kini menjadi situs sejarah penting di Aceh Tamiang, dengan makam Raja Pucook Suluh diperkirakan berusia sekitar 1000 tahun dan berada di Desa Pematang Durian.  Raja Pucook Sulooh mendirikan Kerajaan Tamiang dan memerintah pada tahun 1190-1256. Ia ditemukan di dalam rumpun bambu oleh Raja Tan Penok dan diangkat menjadi anak angkatnya. Nama Pucok Suloh berasal dari bahasa Tamiang, "pucuk bambu dengan api di ujungnya". Setelah wafat, ia dimakamkan di Desa Seluman Rongoh Simpang Kiri. Makamnya yang lain juga terletak di Desa Pematang Durian, yang diperkirakan berusia sekitar 1000 tahun.  Raja Po Pala adalah putra dari Raja Pucook Sulooh yang menggantikannya sebagai raja pada tahun 1256-1258. Ia dimakamkan di Desa Lubuk Fika.