Loading

Komplek Makam Raja Kanayan

No. Reg. PO2015111500545 Status ODCB

Informasi ODCB

Tingkatan Data : Kabupaten
Tahun pendataan : 2015
Tahun Verifikasi dan Validasi : -
Tahun penetapan : -
Entitas kebudayaan : ODCB
Kategori : Struktur

Data Benda

Nama ODCB/CB di lapangan : -
Sifat Struktur : -
Periode Struktur : -
Fungsi Struktur : -

Lokasi Penemuan

Kabupaten/Kota : Kabupaten Aceh Utara
Kecamatan : -
Desa/Kelurahan : -
Alamat : 46G7+8W3, Unnamed Road,Ujong, Kec. Samudera, Kabupaten Aceh Utara, Aceh
Latitude : 5.125902515899166
Longitude : 97.21546121747517
Ketinggian (mdpl) : -

Data Fisik

Bahan Struktur : -
Satuan waktu pembuatan : -
Periode waktu pembuatan : -
Waktu Pembuatan : -
Ornamen Struktur : -
Tanda Struktur : -
Warna Struktur : -
Hiasan : -

Data Dimensi

Panjang : -
Lebar : -
Tinggi : -
Luas Struktur : -
Luas Tanah : 1839 M2
Diameter Atas : -
Diameter Badan : -
Diameter Kaki : -

Kondisi Terkini

Keutuhan : -
Pemeliharaan : -
Riwayat Pemugaran : -
Riwayat Adaptasi : -

Data Kepemilikan

Kabupaten/Kota : -
Kecamatan : -
Desa/Gampong : -
Status kepemilikan : Pemda Aceh Utara
Nama pemilik : Pemda Aceh Utara
Status perolehan : -
Alamat : -
Latitude : -
Longitude : -

Data Pengelolaan

Status Pengelolaan : -

Batas Zonasi

Batas Zona Utara : -
Batas Zona Selatan : -
Batas Zona Barat : -
Batas Zona Timur : -

Deskripsi Singkat

Struktur

Nama Lainnya : Komplek Makam Raja Kanayan

Panglima perang pada masa Kerajaan Samudra Pasai. komplek makam Raja Kanayan di Aceh Utara adalah sebuah situs sejarah yang menyimpan makam seorang panglima perang pada masa Kesultanan Samudera Pasai. Keberadaannya mulai terungkap pada tahun 2009 setelah ditemukan oleh seorang peneliti sejarah Islam, meskipun makam ini sudah ada selama ratusan tahun.  Raja Kanayan adalah seorang panglima perang yang gagah berani dan disegani pada masa Kesultanan Samudera Pasai, kerajaan Islam pertama di Nusantara. Kisah kepahlawanannya tidak hanya terukir pada batu nisan, tetapi juga tercatat dalam beberapa hikayat dan Sejarah Melayu, yang menceritakan keberhasilannya mengalahkan musuh-musuhnya. Keberadaan makam ini luput dari perhatian selama berabad-abad, menjadikannya seperti bagian sejarah yang terlupakan. Penemuan kembali makam ini membantu mengungkap kembali catatan sejarah tentang peran pentingnya bagi Kesultanan Samudera Pasai.  komplek makam Raja Kanayan terletak di Desa Ujong, Kecamatan Samudera, Kabupaten Aceh Utara. Kecamatan Samudera sendiri merupakan wilayah pusat dari bekas Kerajaan Samudera Pasai. Saat ditemukan pada 2009, komplek makam ini belum tercatat dalam inventaris situs sejarah Dinas Kebudayaan Aceh Utara dan belum dipugar sebagaimana mestinya. Seiring dengan temuan penelitian yang mengkonfirmasi identitasnya, makam ini mulai mendapatkan perhatian sebagai situs sejarah penting yang memerlukan pelestarian.  komplek makam Raja Kanayan adalah satu dari banyak bukti arkeologis yang ditemukan di Aceh Utara, yang menunjukkan keberadaan dan kejayaan Kesultanan Samudera Pasai. Penemuan makam-makam raja dan bangsawan, termasuk makam Sultan Malik al-Saleh di Desa Beuringin, sering kali menjadi titik awal bagi para sejarawan untuk mempelajari kerajaan ini. Penemuan makam ini juga menyoroti permasalahan yang dihadapi dalam pelestarian arsip dan dokumen sejarah di Aceh, yang sering kali tidak didata dan ditata dengan baik. Hal ini menyebabkan banyak pahlawan atau tokoh bersejarah yang profilnya sulit dilacak.