Loading

Informasi ODCB

Tingkatan Data : Kabupaten
Tahun pendataan : 2011
Tahun Verifikasi dan Validasi : 2011
Tahun penetapan : -
Entitas kebudayaan : ODCB
Kategori : Situs

Data Benda

Nama ODCB/CB di lapangan : -
Sifat Situs : -
Periode Situs : -
Kelompok Situs : -

Lokasi Penemuan

Kabupaten/Kota : Kabupaten Pidie
Kecamatan : -
Desa/Kelurahan : -
Alamat : 9W9H+J8C, Gampong keutapang, sanggeue, Kec. Pidie, Kabupaten Pidie, Aceh 24164
Latitude : 5.370427786905047
Longitude : 95.9347891971285
Ketinggian (mdpl) : -

Data Dimensi

Panjang : -
Lebar : -
Luas Tanah : -

Kondisi Terkini

Keutuhan : -
Pemeliharaan : -
Riwayat Pemugaran : -
Riwayat Adaptasi : -

Data Kepemilikan

Kabupaten/Kota : -
Kecamatan : -
Desa/Gampong : -
Status kepemilikan : Wakaf
Nama pemilik : Wakaf
Status perolehan : -
Alamat : -
Latitude : -
Longitude : -

Data Pengelolaan

Status Pengelolaan : -

Batas Zonasi

Batas Zona Utara : -
Batas Zona Selatan : -
Batas Zona Barat : -
Batas Zona Timur : -

Deskripsi Singkat

Situs

Nama Lainnya : Komplek Makam Putroe Balee

Komplek makam Putroe Balee terletak di Gampong Keutapang, Kemukiman Sanggeu, Kecamatan Pidie, Kabupaten Pidie, Aceh. Putroe Balee adalah seorang putri bangsawan pada masa Kerajaan Aceh Darussalam yang wafat pada abad ke-16.  Berikut adalah sejarah dan informasi terkait kompleks makam tersebut: Nama Putroe Balee yang tertulis pada nisan adalah Maryam binti Mughayat Syah bin Munawar Syah.Tanggal wafatnya tercatat di nisan, yaitu pada penghujung abad ke-16, antara tahun 990 H dan 999 H. Beliau adalah putri bangsawan yang hidup pada masa Kerajaan Aceh Darussalam.  Kompleks makam ini terdiri dari 10 makam, di mana salah satunya adalah makam Putroe Balee yang memiliki nisan paling besar. Makam Putroe Balee dikelilingi oleh sembilan makam lain yang diyakini sebagai makam saudara-saudaranya.Batu nisan di kompleks makam ini dibuat dengan ukiran kaligrafi yang bernilai seni tinggi, meskipun beberapa sudah mulai ditutupi lumut.