| Tingkatan Data | : | Kabupaten |
| Tahun pendataan | : | 01 December 2025 |
| Tahun verifikasi dan validasi | : | 01 December 2025 |
| Entitas kebudayaan | : | OPK |
| Kategori | : | Keterampilan / Kemahiran dan Kerajinan |
| Etnis | : | Aceh |
| Kabupaten/Kota | : | - |
| Kecamatan | : | - |
| Desa/Gampong | : | - |
| Alamat | : | - |
WBTb
Nama Lainnya : Siwah
Siwah adalah senjata tradisional Aceh dan memiliki kemiripan fisik dengan rencong. Secara umum, siwah memiliki bentuk ramping dengan ujung yang tajam. Namun, yang membedakan siwah dari rencong adalah orang yang menggunakannya pada masa lalu. Pada masa lalu, siwah biasanya hanya digunakan oleh para raja-raja. Sementara rencong dapat digunakan oleh orang biasa. Hal ini disebabkan adanya ornamen yang menghiasi siwah dan melambangkan kemewahan, seperti emas, batu permata, dan bahan-bahan berharga lainnya. Karena kemewahan inilah, siwah menjadi barang langka, terutama pada zaman sekarang, dan harganya sangat tinggi jika ada yang dijual. Secara fisik, siwah mirip dengan rencong, tetapi perbedaannya terletak pada penggunaannya yang terbatas pada para raja dan hiasan-hiasan mewah yang melengkapinya. Bahan Baku Pembuatan Senjata: 1. Besi Hitam 2. Besi Putih 3. Emas 4. Batu Permata Fungsi Senjata: Pertahanan dan Menyerang