Loading

Seni Rupa Kaligraffi QS. Al-Anbiya: 33

No. Reg. OP.6161.20251020.00002 Status OPK

Informasi OPK

Tingkatan Data : Kabupaten
Tahun pendataan : 20 October 2025
Tahun verifikasi dan validasi : 20 October 2025
Entitas kebudayaan : OPK
Kategori : Seni Pertunjukan

Detail OPK

Etnis : Aceh

Alamat OPK

Kabupaten/Kota : -
Kecamatan : -
Desa/Gampong : -
Alamat : -

Deskripsi Singkat

WBTb

Nama Lainnya : Seni Rupa Kaligraffi QS. Al-Anbiya: 33

Karya seni ini merupakan interpretasi visual dari QS. Al-Anbiya ayat 33, yang berbunyi: "Dan Dialah yang telah menciptakan malam dan siang, matahari dan bulan. Masing-masing beredar pada garis edarnya." Melalui pendekatan kaligrafi kontemporer dengan aliran naturalis, karya ini mengintegrasikan huruf-huruf Arab yang melengkung indah dengan elemen-elemen alam untuk menggambarkan hubungan harmonis antara wahyu Ilahi dan ciptaan-Nya. Di pusat komposisi, huruf-huruf kaligrafi tumbuh seolah-olah menjadi bagian dari sulur dan akar tanaman yang menjalar. Bentuknya yang dinamis memberikan kesan kehidupan, di mana aksen garis yang melengkung menyerupai tanaman yang hidup dan tumbuh subur. Huruf-huruf ini mengarahkan pandangan ke atas, di mana sebuah lingkaran besar bercahaya melambangkan matahari, bulan, dan keteraturan kosmik yang disebutkan dalam ayat tersebut. Bagian atas lukisan memperlihatkan elemen bercahaya berwarna kuning keemasan yang memancar dari lingkaran, menggambarkan matahari sebagai pusat kehidupan. Di sekitar lingkaran ini, detail menyerupai pola geometri dan unsur tradisional memberikan kesan bahwa keteraturan kosmik bukan hanya ilmiah, tetapi juga memiliki dimensi spiritual. Di sebelahnya, warna biru tua mencerminkan malam yang tenang, sementara bulan terlihat bersinar lembut di antara latar langit malam. Pada bagian bawah, akar-akar pohon melilit dalam pola yang kompleks namun teratur, menciptakan struktur yang kokoh dan membumi. Akar ini melambangkan keterhubungan manusia dengan bumi sebagai makhluk yang diciptakan untuk menjaga keseimbangan alam. Bulatan-bulatan kecil menyerupai buah berwarna merah muda tersebar di antara akar dan sulur, yang menjadi simbol kehidupan dan regenerasi. Latar belakang penuh dengan tekstur dan elemen yang menggambarkan suasana magis. Langit malam penuh awan dan cabang pohon yang siluet memberikan dimensi misterius, menguatkan kesan spiritual dan keindahan alam yang menjadi bagian dari ciptaan Allah. Ayat ini menggambarkan kebesaran Allah yang menciptakan keteraturan dalam semesta. Matahari, bulan, siang, dan malam adalah bagian dari siklus kosmik yang menunjukkan kekuasaan dan kebijaksanaan Sang Pencipta. Lukisan ini berusaha menangkap pesan tersebut dengan menonjolkan harmoni antara elemen alam dan spiritualitas. Huruf-huruf yang mengalir, akar yang kuat, serta cahaya kosmik yang bersinar menunjukkan keseimbangan sempurna dalam alam semesta, mengajak manusia untuk merenungkan peran dan tanggung jawab mereka dalam menjaga keseimbangan tersebut.