| Tingkatan Data | : | Kabupaten |
| Tahun pendataan | : | 01 December 2025 |
| Tahun verifikasi dan validasi | : | 25 November 2024 |
| Entitas kebudayaan | : | OPK |
| Kategori | : | Keterampilan / Kemahiran dan Kerajinan |
| Etnis | : | Aceh |
| Kabupaten/Kota | : | - |
| Kecamatan | : | - |
| Desa/Gampong | : | - |
| Alamat | : | - |
WBTb
Nama Lainnya : Rencong Meukure
Kata Meukure merupakan bahasa Aceh yang memiliki arti berkurap atau bisa dimaknakan sebagai bentuk yang begerigi-gerigi atau berukir. Ukiran rencong ini ditunjukkan dengan adanya gambar bunga, ular, lipan dan beberapa ukiran lainnya. Ciri yang menonjol dari rencong meukuree adalah tanda yang terdapat pada mata rencong. Tanda bisa berbentuk bunga, ular, lipan, akar kayu, atau daun. Gambar-gambar tersebut muncul secara tidak sengaja ketika rencong ditempa, yang oleh pembuatnya disebut kuree, maka dari itu rencong tersebut dikenal dengan nama rencong meukuree. Pandai besi pembuat rencong menafsirkan kemunculan gambar itu dengan kekuatan dan keistimewaannya. Semakin lama rencong itu disimpan, kuree-nya akan semakin bertambah sehingga nilai rencong semakin tinggi. Tingginya kekuatan pada sebuah rencong dipercaya menambah kekuatan magis pemilik rencong itu. Bahan Baku Pembuatan Senjata: - Besi Hitam - Besi Putih Fungsi Senjata: Bertahan dan Menyerang Lokasi Sentra Pembuatan Senjata: Provinsi Aceh, Kabupaten Aceh Besar, Kecamatan Suka Makmur, Gampong Baet Lamphout.