| Tingkatan Data | : | Kabupaten |
| Tahun pendataan | : | 14 December 2024 |
| Tahun verifikasi dan validasi | : | 14 December 2024 |
| Entitas kebudayaan | : | OPK |
| Kategori | : | Pengetahuan dan Kebiasaan Masyarakat |
| Etnis | : | Aceh |
| Kabupaten/Kota | : | Kabupaten Pidie Jaya |
| Kecamatan | : | Meurah Dua |
| Desa/Gampong | : | Lueng Bimba |
| Alamat | : | LUENG BIMBA, KECAMATAN MEURAH DUA, KABUPATEN PIDIE JAYA |
WBTb
Nama Lainnya : JEUNGKI / PENUMBUK PADI
Jeungki juga merupakan alat pengolahan hasil, yaitu sebagai alat penumbuk padi secara tradisional di Aceh. Dan terdapat hampir di semua petani. Alat ini sebenarnya lebih tepat bila disebut sebagai alat "prosesing", karena memproses padi menjadi beras. Jeungki terbuat dari sepotong kayu balok yang besar pada bagian kepala yang disebut ulee jeungki dan lebih kecil pada ekorya yang disebut iku jeungki. Kayu untuk membuat jeungki dipilih dari sejenis kayu tertentu yang tidak cepat pecah dan retak bila dipakai, dan biasanya kayu yang disebut bak mane. Panjang sebuah jeungki dari kepala sampai ujung ekor kira-kira 2,5 meter. Jeungki ini terdiri atas beberapa bagian. Pertama yaitu yang disebut ulee jeungki, yang terletak di bagian ujung dan bentuknya sedikit lebih besar, sehingga jika diangkat dan kemudian dijatuhkan dengan sendirinya akan menumbuk dengan kekuatan yang memadai. Pada bagian ulee jeungki ini terdapat sebuah Iubang guna memasukkan alu sebagai alat penumbuk yang disebut aleue top pade (alu penumbuk padi). Bagian lain dari sebuah jeungki yaitu yang disebut iku jeungki. Iku jeungki ini dipakai sebagai tempat menginjak ketika jeungki bekerja. Jika iku jeungki diinjak atau ditekan ke bawah, maka ulee jeungki akan terangkat ke atas. Dengan melepaskan injakan maka ulee jeungki akan jatuh ke bawah. Karena di sini terdapat alu , maka ia langsung akan menunbuk padi yang telah disediakan. Agar sebuah jeungki dapat diangkat turun naik, maka diperlukan suatu bagian lain lagi yang disebut pha jeungki (paha jeungki). Bagian ini dipakai sebagai alat untuk menyangkut/menggantung bagian tengah dari jeungki. Bagian lain yaitu tempat pegangan pada waktu menumbuk padi yang disebut sapay jeungki (secara harafiah artinya tangan jeungki). Sapay jeungki hanyalah kayu yang ditancapkan ke tanah sebagai pegangan. Satu bagian lagi yang merupakan alat penting pada sebuah jeungki yaitu yang disebut leusong (lesung). Leusong ini digunakan sebagai tempat meletakkan padi yang akan ditumbuk, yang ditempatkan pada bagian ulee jeungki sejajar dengan alu yang ditanam dalam tanah. Leusong ini pada umumnya dibuat dari kayu dan ada juga yang dari sejenis kayu.