Loading

Informasi ODCB

Tingkatan Data : Kabupaten
Tahun pendataan : 2022
Tahun Verifikasi dan Validasi : 2022
Tahun penetapan : -
Entitas kebudayaan : ODCB
Kategori : Struktur

Data Benda

Nama ODCB/CB di lapangan : -
Sifat Struktur : -
Periode Struktur : -
Fungsi Struktur : -

Lokasi Penemuan

Kabupaten/Kota : Kabupaten Aceh Barat Daya
Kecamatan : -
Desa/Kelurahan : -
Alamat : Desa Meudang Ara Kec. Blangpidie
Latitude : -
Longitude : -
Ketinggian (mdpl) : -

Data Fisik

Bahan Struktur : -
Satuan waktu pembuatan : -
Periode waktu pembuatan : -
Waktu Pembuatan : -
Ornamen Struktur : -
Tanda Struktur : -
Warna Struktur : -
Hiasan : -

Data Dimensi

Panjang : -
Lebar : -
Tinggi : -
Luas Struktur : -
Luas Tanah : -
Diameter Atas : -
Diameter Badan : -
Diameter Kaki : -

Kondisi Terkini

Keutuhan : -
Pemeliharaan : -
Riwayat Pemugaran : -
Riwayat Adaptasi : -

Data Kepemilikan

Kabupaten/Kota : -
Kecamatan : -
Desa/Gampong : -
Status kepemilikan : Pemkab Abdya
Nama pemilik : -
Status perolehan : -
Alamat : -
Latitude : -
Longitude : -

Data Pengelolaan

Status Pengelolaan : -

Batas Zonasi

Batas Zona Utara : -
Batas Zona Selatan : -
Batas Zona Barat : -
Batas Zona Timur : -

Deskripsi Singkat

Struktur

Nama Lainnya : Makam Tgk. Syekh Mahmud

Teungku Syeh Mahmud yang makamnya berada di Aceh Barat Daya dikenal sebagai Abu Syekh Mud, seorang ulama karismatik dan mahaguru para ulama atau syaikhul masyaikh.  Nama lengkap Abuya Syaikh Tgk. H. Teuku Mahmud bin Teuku Ahmad Kelahiran Mukim Lampu'uk, Lhoknga, Aceh Besar, pada tahun 1899 dan Wafat di Kuta Tuha, Mukim Kuta Batee, Blangpidie, Aceh Barat Daya, pada tahun 1966. Abu Syekh Mud menguasai ilmu alat (nahwu, sharaf), fiqih, tafsir, hadis, tasawuf, dan mantik. Beliau belajar dari beberapa ulama terkemuka, termasuk Teungku H. Abdul Wahab Seulimeum, Teungku Muhammad Djamil Tujen, dan Teungku H. Muhammad Sa'id Pangeh. Pada tahun 1941, beliau mendirikan Dayah Bustanul Huda di Gampong Kuta Tuha, Blangpidie. Selain mengajar ilmu agama, Abu Syekh Mud juga aktif dalam perjuangan melawan penjajah dan menghadapi berbagai tantangan sosial di wilayahnya. Keberaniannya dalam berdakwah dan berjuang menjadikannya sosok yang sangat dihormati di Aceh.  Makam Tgk. Syekh Mahmud (Abu Syekh Mud) berada di Desa Meudang Ara, Kecamatan Blangpidie, Kabupaten Aceh Barat Daya. Makam ini menjadi tempat wisata religi dan ziarah bagi masyarakat yang ingin menghormati jasa-jasa beliau.