Loading

Informasi ODCB

Tingkatan Data : Kabupaten
Tahun pendataan : 2014
Tahun Verifikasi dan Validasi : 2014
Tahun penetapan : -
Entitas kebudayaan : ODCB
Kategori : Situs

Data Benda

Nama ODCB/CB di lapangan : -
Sifat Situs : -
Periode Situs : -
Kelompok Situs : -

Lokasi Penemuan

Kabupaten/Kota : Kabupaten Aceh Selatan
Kecamatan : -
Desa/Kelurahan : -
Alamat : Desa Beutong, Kecamatan Labuhan Haji Timur, Aceh Selatan
Latitude : -
Longitude : -
Ketinggian (mdpl) : -

Data Dimensi

Panjang : -
Lebar : -
Luas Tanah : -

Kondisi Terkini

Keutuhan : Utuh
Pemeliharaan : Terpelihara
Riwayat Pemugaran : -
Riwayat Adaptasi : -

Data Kepemilikan

Kabupaten/Kota : -
Kecamatan : -
Desa/Gampong : -
Status kepemilikan : -
Nama pemilik : -
Status perolehan : -
Alamat : -
Latitude : -
Longitude : -

Data Pengelolaan

Status Pengelolaan : -

Batas Zonasi

Batas Zona Utara : -
Batas Zona Selatan : -
Batas Zona Barat : -
Batas Zona Timur : -

Deskripsi Singkat

Situs

Nama Lainnya : Makam Tgk. Peulumat

Tgk. Peulumat nama aslinya adalah Tgk. Syeh Abdul Karim lahir pada tanggal 8 Agustus 1873 dan meninggal dunia pada tahun 1943. Makam Tgk. Peulumat merupakan makam dari Teungku Syeh Abdul Karim yang lahir pada 8 Agustus 1873 dan meninggal pada tahun 1943. Ia adalah seorang ulama keramat di Aceh Selatan yang dikenal dengan ajaran tasawufnya, dan makamnya terletak di Desa Beutong, Kecamatan Labuhan Haji Timur. Ia dipercaya memiliki banyak keistimewaan luar biasa, seperti mampu menghilang, berjalan di atas air, dan salat Jumat di Masjidil Haram.  Makam Teuku Syeh Abdul Karim, yang lebih dikenal sebagai Teungku Peulumat, terletak di Desa Beutong, Kecamatan Labuhan Haji Timur, Aceh Selatan. Beliau adalah seorang ulama sufi yang meninggal pada tahun 1943 dan menjadi tokoh keramat yang banyak diziarahi hingga kini. Sejarah makam ini terkait erat dengan kehidupan beliau yang penuh dengan karamah (keajaiban), seperti kemampuannya berjalan di atas air dan beribadah di Mekkah dalam waktu singkat. . Makamnya menjadi salah satu situs cagar budaya dan tujuan ziarah di wilayah tersebut.  Nama aslinya adalah Teungku Syekh Abdul Karim. Ia lahir di Kota Baru, Sungai Tarab, Batusangkar, Sumatra Barat, pada 8 Agustus 1873.Beliau belajar dan merantau hingga menetap di Peulumat, Labuhan Haji Timur. Tanggal Wafat 22 Sya'ban 1364 H atau 1943 Masehi. Lokasi Makam Di atas perbukitan Desa Beutong, Kecamatan Labuhan Haji Timur, Aceh Selatan. Masyarakat Aceh Selatan meyakini beliau memiliki banyak karamah, seperti mampu menghilang, berjalan di atas air, dan melakukan salat Jumat di Masjidil Haram dalam waktu singkat.Makam beliau hingga kini masih ramai dikunjungi oleh peziarah. Setelah dewasa, ia merantau dan menetap di Peulumat, Labuhan Haji Timur. Di sana, ia menikah dan menjalani kehidupannya.Teungku Peulumat dikenal sebagai seorang waliyullah atau wali Allah. Ia menjalani kehidupan dengan mendalami ilmu tasawuf. Kisah-kisah keramatnya menyebar dari mulut ke mulut sehingga masyarakat Peulumat dan Aceh Selatan menjulukinya "Teungku Keramat". Ia dikenal sebagai sosok ulama yang jujur dan ikhlas. Sifat-sifat inilah yang diyakini oleh masyarakat sebagai alasan mengapa ia diberikan kelebihan oleh Allah. Kehidupan Teungku Peulumat menjadi teladan bagi masyarakat Aceh Selatan, khususnya di daerah Labuhan Haji. Hingga kini, hari ulang tahunnya masih diperingati.