Loading

Informasi ODCB

Tingkatan Data : Kabupaten
Tahun pendataan : 1999
Tahun Verifikasi dan Validasi : 1999
Tahun penetapan : -
Entitas kebudayaan : ODCB
Kategori : Situs

Data Benda

Nama ODCB/CB di lapangan : -
Sifat Situs : -
Periode Situs : -
Kelompok Situs : -

Lokasi Penemuan

Kabupaten/Kota : Kabupaten Simeulue
Kecamatan : -
Desa/Kelurahan : -
Alamat : HWPJ+6FF, Jl. Tgk Diujung Desa, Latak Ayah, Kec. Simeulue Cut, Kabupaten Simeulue, Aceh 23891
Latitude : 2.587194750797352
Longitude : 95.93863198820347
Ketinggian (mdpl) : -

Data Dimensi

Panjang : -
Lebar : -
Luas Tanah : 600 M2

Kondisi Terkini

Keutuhan : Utuh
Pemeliharaan : Terpelihara
Riwayat Pemugaran : -
Riwayat Adaptasi : -

Data Kepemilikan

Kabupaten/Kota : -
Kecamatan : -
Desa/Gampong : -
Status kepemilikan : Pemkab
Nama pemilik : -
Status perolehan : -
Alamat : -
Latitude : -
Longitude : -

Data Pengelolaan

Status Pengelolaan : -

Batas Zonasi

Batas Zona Utara : -
Batas Zona Selatan : -
Batas Zona Barat : -
Batas Zona Timur : -

Deskripsi Singkat

Situs

Nama Lainnya : Makam Tgk. Diujung (Halilullah)

Makam ulama berasal dari Minang Kabau (Padang) yang diutus oleh Raja Aceh (Raja Iskandar Muda) untuk menyebarkan agama Islam di pulau Simeulue. Tgk. Di Ujung (nama lahir Halilullah) adalah ulama dari Minangkabau yang diutus Sultan Aceh untuk menyebarkan Islam di Pulau Simeulue, yang pada masa itu dikenal sebagai Pulo U. Ia berhasil mengislamkan sebagian besar penduduk pulau tersebut, dan kisahnya terkait dengan nama pulau tersebut melalui pernikahannya dengan seorang putri lokal bernama Si Melur.  Ia berasal dari Minangkabau, Sumatera Barat, dan merupakan murid dari Syekh Burhanuddin Ulakan. Diutus oleh Sultan Aceh (Sultan Ali Mughayat Syah) untuk menyebarkan Islam di Pulau U (sekarang Simeulue). Misi ini dilatarbelakangi oleh adanya ajaran sesat yang disebarkan oleh Songsongbulu di pulau tersebut.  Untuk menghindari fitnah, ia dinikahkan dengan Putri Meulur dari Pulau U. Sesuai cerita turun-temurun, nama pulau "Simeulue" berasal dari nama istrinya, Putri Simeulur. Ia berhasil mengislamkan hampir seluruh penduduk Pulau Simeulue. Ia meninggal dunia dan dimakamkan di Gampong Latak Ayah, Kecamatan Simeulue Cut, Kabupaten Simeulue.  Ia dihormati sebagai ulama besar yang membawa ajaran Islam ke Simeulue, dan makamnya menjadi salah satu tempat ziarah bersejarah di sana. Masjid Agung di Simeulue juga dinamakan Masjid Agung Tgk. Khalilullah untuk mengenangnya.