Loading

Informasi ODCB

Tingkatan Data : Kabupaten
Tahun pendataan : 2020
Tahun Verifikasi dan Validasi : 2020
Tahun penetapan : -
Entitas kebudayaan : ODCB
Kategori : Struktur

Data Benda

Nama ODCB/CB di lapangan : -
Sifat Struktur : -
Periode Struktur : -
Fungsi Struktur : -

Lokasi Penemuan

Kabupaten/Kota : Kabupaten Aceh Tamiang
Kecamatan : -
Desa/Kelurahan : -
Alamat : Desa Bukit Tempurung Kec. Kota Kualasimpang
Latitude : -
Longitude : -
Ketinggian (mdpl) : -

Data Fisik

Bahan Struktur : -
Satuan waktu pembuatan : -
Periode waktu pembuatan : -
Waktu Pembuatan : -
Ornamen Struktur : -
Tanda Struktur : -
Warna Struktur : -
Hiasan : -

Data Dimensi

Panjang : -
Lebar : -
Tinggi : -
Luas Struktur : -
Luas Tanah : ± 15 m2
Diameter Atas : -
Diameter Badan : -
Diameter Kaki : -

Kondisi Terkini

Keutuhan : -
Pemeliharaan : -
Riwayat Pemugaran : -
Riwayat Adaptasi : -

Data Kepemilikan

Kabupaten/Kota : -
Kecamatan : -
Desa/Gampong : -
Status kepemilikan : Ahli Waris
Nama pemilik : -
Status perolehan : -
Alamat : -
Latitude : -
Longitude : -

Data Pengelolaan

Status Pengelolaan : -

Batas Zonasi

Batas Zona Utara : -
Batas Zona Selatan : -
Batas Zona Barat : -
Batas Zona Timur : -

Deskripsi Singkat

Struktur

Nama Lainnya : Komplek Makam Raja Habsyah

Raja Habsyah adalah putra Raja Ma'an yang disebut juga Raja Adil. Beliau adalah keturunan Raja Kejuruan Muda XI (Memerintah pada tahun 1895 M). Komplek Makam Raja Habsyah di Aceh Tamiang merupakan situs bersejarah yang menyimpan kisah keturunan Raja Ma'an atau Raja Adil, yang merupakan keturunan Raja Kejuruan Muda XI. Komplek ini terletak di Desa Bukit Tempurung, Kecamatan Kota Kuala Simpang.  Raja Habsyah adalah putra dari Raja Ma'an, yang juga dikenal dengan sebutan Raja Adil. Ia merupakan keturunan dari Raja Kejuruan Muda XI, yang memerintah pada tahun 1895 M.  Komplek makam ini berlokasi di Aceh Tamiang. Berdasarkan data dari Budaya Aceh, rumah kediaman Raja Habsyah berada di Desa Bukit Tempurung, Kecamatan Kota Kuala Simpang, Kabupaten Aceh Tamiang.  Informasi mengenai Komplek makam ini relatif terbatas dan tidak banyak catatan yang mendetail tentang latar belakang atau peran spesifik Raja Habsyah dalam sejarah Tamiang. Pencarian dengan kata kunci "Raja Habasyah" juga dapat mengacu pada Raja Najasyi dari Habasyah (Ethiopia) yang berhubungan dengan sejarah Islam pada masa Nabi Muhammad SAW, sehingga penting untuk membedakan antara kedua sosok tersebut. Dalam kasus ini, konteks Aceh Tamiang merujuk pada keturunan Raja Kejuruan Muda.