Loading

Informasi ODCB

Tingkatan Data : Kabupaten
Tahun pendataan : 2024
Tahun Verifikasi dan Validasi : 2024
Tahun penetapan : -
Entitas kebudayaan : ODCB
Kategori : Situs

Data Benda

Nama ODCB/CB di lapangan : -
Sifat Situs : -
Periode Situs : -
Kelompok Situs : -

Lokasi Penemuan

Kabupaten/Kota : Kabupaten Aceh Besar
Kecamatan : -
Desa/Kelurahan : -
Alamat : Gp. Lam Ujong Meunasah Intan Kec. Krueng Barona Jaya, Kab. Aceh Besar
Latitude : -
Longitude : -
Ketinggian (mdpl) : -

Data Dimensi

Panjang : -
Lebar : -
Luas Tanah : -

Kondisi Terkini

Keutuhan : -
Pemeliharaan : -
Riwayat Pemugaran : -
Riwayat Adaptasi : -

Data Kepemilikan

Kabupaten/Kota : -
Kecamatan : -
Desa/Gampong : -
Status kepemilikan : -
Nama pemilik : -
Status perolehan : -
Alamat : -
Latitude : -
Longitude : -

Data Pengelolaan

Status Pengelolaan : -

Batas Zonasi

Batas Zona Utara : -
Batas Zona Selatan : -
Batas Zona Barat : -
Batas Zona Timur : -

Deskripsi Singkat

Situs

Nama Lainnya : Komplek Makam meunasah Intan 1

Makam abad ke 16 -17 masa kesultanan Aceh. Kompleks Makam Meunasah Intan 1 terletak di Gampong Lam Ujong, Kecamatan Krueng Barona Jaya, Kabupaten Aceh Besar. Sayangnya, informasi sejarah spesifik mengenai kompleks makam ini masih sangat terbatas dari sumber-sumber yang tersedia. Meskipun demikian, ada beberapa hal yang dapat diketahui berdasarkan lokasi dan fungsinya sebagai cagar budaya:  Beberapa upaya pembersihan dan perawatan makam kuno telah dilakukan, menunjukkan upaya untuk menjaga peninggalan bersejarah di Aceh, termasuk makam-makam di sekitar Meunasah Intan, seperti yang diungkapkan dalam sebuah video YouTube. Gampong Meunasah Intan sendiri berada di Kecamatan Krueng Barona Jaya, Kabupaten Aceh Besar, dan berbatasan langsung dengan Kota Banda Aceh. Batu nisan kuno yang ditemukan di Aceh seringkali memiliki pahatan kaligrafi, seperti kalimah tauhid, dan mewakili masa lalu, seperti abad ke-18, sesuai dengan penemuan di makam kuno lainnya di Pidie Jaya, menurut Budaya Pidie Jaya. Kompleks makam ini terdaftar sebagai salah satu Objek Diduga Cagar Budaya (ODCB) di bawah pengelolaan Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah I, sehingga menjadikannya situs bersejarah yang dilindungi.Kompleks makam di Aceh umumnya memiliki nilai keagamaan yang kuat, terutama sebagai tempat ziarah dan penghormatan kepada tokoh-tokoh yang dimakamkan di sana.Banyak kompleks makam kuno di Aceh terkait dengan para ulama, tokoh pejuang, atau bangsawan yang berperan dalam sejarah Kesultanan Aceh atau perjuangan melawan penjajah. Meskipun identitas para tokoh yang dimakamkan di Meunasah Intan 1 belum diketahui secara pasti, keberadaan kompleks ini menunjukkan bahwa wilayah tersebut memiliki sejarah panjang dan kemungkinan dihuni oleh tokoh-tokoh penting di masa lalu.  Salah satu alasan utama minimnya informasi adalah karena belum adanya penelitian mendalam yang dilakukan oleh sejarawan atau arkeolog. Banyak situs bersejarah kecil di Indonesia yang belum mendapatkan perhatian riset yang memadai.Informasi sejarah sering kali didapatkan dari prasasti atau nisan. Jika nisan di kompleks makam ini tidak memiliki tulisan yang jelas atau sudah rusak, maka akan sulit untuk mengidentifikasi siapa yang dimakamkan dan kapan makam tersebut dibuat. Meskipun informasinya terbatas, keberadaan Kompleks Makam Meunasah Intan 1 tetap penting karena menjadi bukti nyata adanya peradaban dan komunitas yang sudah lama berdiri di wilayah Krueng Barona Jaya, Aceh Besar. Pelestariannya sangat krusial untuk menjaga memori kolektif dan warisan sejarah lokal