Loading

Informasi ODCB

Tingkatan Data : Kabupaten
Tahun pendataan : -
Tahun Verifikasi dan Validasi : -
Tahun penetapan : 2024
Entitas kebudayaan : ODCB
Kategori : Kawasan

Data Benda

Nama ODCB/CB di lapangan : -
Sifat Kawasan : -
Periode Kawasan : -
Fungsi Kawasan : -

Lokasi Penemuan

Kabupaten/Kota : Kabupaten Aceh Besar
Kecamatan : -
Desa/Kelurahan : -
Alamat : F8VG+VJQ, Leu Geu, Darul Imarah, Aceh Besar Regency, Aceh 23234
Latitude : 5.4940366992271175
Longitude : 95.33503200681557
Ketinggian (mdpl) : -

Data Dimensi

Luas Kawasan : ± 1 hektar

Kondisi Terkini

Keutuhan : -
Pemeliharaan : -
Riwayat Pemugaran : -
Riwayat Adaptasi : -

Data Kepemilikan

Kabupaten/Kota : -
Kecamatan : -
Desa/Gampong : -
Status kepemilikan : -
Nama pemilik : -
Status perolehan : -
Alamat : -
Latitude : -
Longitude : -

Data Pengelolaan

Status Pengelolaan : -

Batas Zonasi

Batas Zona Utara : -
Batas Zona Selatan : -
Batas Zona Barat : -
Batas Zona Timur : -

Deskripsi Singkat

Kawasan

Nama Lainnya : Komp. Makam Tgk. Abdullah Kan'an

Kompleks makam Tgk. Abdullah Kan'an adalah tempat peristirahatan terakhir seorang ulama besar dari Palestina yang berperan penting dalam penyebaran agama Islam di Aceh. Kompleks ini menjadi situs bersejarah yang mencerminkan masuknya Islam ke wilayah Aceh pada abad ke-12.  Tokoh dan peran Syeikh Abdullah Kan'an Asal: Beliau merupakan seorang ulama yang berasal dari Kanaan, Palestina. Kedatangan: Ia tiba di Aceh sekitar tahun 576 H atau 1180 M, pada masa ketika Aceh masih dipengaruhi oleh kerajaan Hindu. Peran penting: oPenyebar Islam: Beliau adalah tokoh yang pertama kali menyiarkan ajaran Islam di Aceh Besar. oPendiri dan mufti: Dikenal sebagai pendiri dan mufti pertama Kesultanan Aceh. oAhli pertanian: Selain sebagai ulama, ia juga ahli dalam bidang pertanian, khususnya lada. oPengusaha: Beliau juga dikenal sebagai seorang pengusaha.  Kompleks makam Lokasi: Kompleks makam ini berada di Gampong Lampeneuen, Aceh Besar, dan menjadi salah satu cagar budaya penting di Aceh. Nilai sejarah: Keberadaan makam ini menjadi bukti kuat bahwa Aceh telah menjadi pusat penyebaran Islam sejak abad ke-12. Keramat: Di kalangan masyarakat setempat, Syeikh Abdullah Kan'an dianggap sebagai seorang ulama yang memiliki keramat, menambah nilai spiritual kompleks makam ini.