Loading

Informasi ODCB

Tingkatan Data : Kabupaten
Tahun pendataan : 2024
Tahun Verifikasi dan Validasi : 2024
Tahun penetapan : -
Entitas kebudayaan : ODCB
Kategori : Situs

Data Benda

Nama ODCB/CB di lapangan : -
Sifat Situs : -
Periode Situs : -
Kelompok Situs : -

Lokasi Penemuan

Kabupaten/Kota : Kabupaten Aceh Besar
Kecamatan : -
Desa/Kelurahan : -
Alamat : G969+Q3H, Siron, Ingin Jaya, Aceh Besar Regency, Aceh 24414
Latitude : 5.511260014650228
Longitude : 95.37975269565044
Ketinggian (mdpl) : -

Data Dimensi

Panjang : -
Lebar : -
Luas Tanah : -

Kondisi Terkini

Keutuhan : -
Pemeliharaan : -
Riwayat Pemugaran : -
Riwayat Adaptasi : -

Data Kepemilikan

Kabupaten/Kota : -
Kecamatan : -
Desa/Gampong : -
Status kepemilikan : -
Nama pemilik : -
Status perolehan : -
Alamat : -
Latitude : -
Longitude : -

Data Pengelolaan

Status Pengelolaan : -

Batas Zonasi

Batas Zona Utara : -
Batas Zona Selatan : -
Batas Zona Barat : -
Batas Zona Timur : -

Deskripsi Singkat

Situs

Nama Lainnya : Komp. Makam Maharaja Lela

Didalam Komplek makam ini terdapat 14 makam salah satunya makam adalah makam Raja lela berasal dari abad XVIII M. Kompleks makam Maharaja Lela umumnya merujuk pada kompleks makam di Aceh yang berkaitan dengan Dinasti Raja Bugis Melayu, di mana Maharaja Lela merupakan gelar sebelum menjadi Sultan Alauddin Ahmad Syah yang memerintah Kesultanan Aceh tahun 1727–1735. Makam ini adalah salah satu peninggalan arkeologi Islam di Aceh Besar, yang sering kali disebut sebagai bagian dari kompleks yang lebih besar seperti Makam Raja-raja Aceh Keturunan Dinasti Bugis di Banda Aceh.  Maharaja Lela adalah gelar bangsawan yang kemudian menjadi Sultan Alauddin Ahmad Syah, sultan pertama dari Dinasti Aceh-Bugis. Ia memerintah Kesultanan Aceh dari tahun 1727 hingga 1735 setelah mengasingkan diri, dan merupakan sosok penting dalam sejarah Aceh yang berkuasa. Makam Maharaja Lela ada di dalam kompleks makam yang lebih luas yang juga berisi makam raja-raja Aceh lainnya. Makam-makam ini dapat ditemukan di Komplek Makam Kandang Meuh dan juga di Kompleks Museum Aceh.  Kompleks makam ini adalah salah satu situs arkeologi Islam terpenting di Aceh Besar dan menjadi salah satu peninggalan sejarah penting yang dilestarikan. Selain sebagai tempat peristirahatan Sultan, makam ini juga menjadi objek wisata sejarah dan ziarah yang menarik banyak pengunjung dari berbagai daerah di Indonesia.  Makam Raja-raja Aceh keturunan Dinasti Bugis, termasuk makam Maharaja Lela, terletak di dalam Kompleks Museum Aceh di Jalan Sultan Mahmudsyah No.10, Peuniti, Baiturrahman, Kota Banda Aceh, Aceh.  Kompleks ini juga memuat makam-makam penting, dan menurut tradisi lisan, salah satunya adalah makam dari keturunan Maharaja Lela.