Loading

Informasi ODCB

Tingkatan Data : Kabupaten
Tahun pendataan : 2020
Tahun Verifikasi dan Validasi : 2020
Tahun penetapan : -
Entitas kebudayaan : ODCB
Kategori : Struktur

Data Benda

Nama ODCB/CB di lapangan : -
Sifat Struktur : -
Periode Struktur : -
Fungsi Struktur : -

Lokasi Penemuan

Kabupaten/Kota : Kabupaten Gayo Lues
Kecamatan : -
Desa/Kelurahan : -
Alamat : Batu kapur
Latitude : -
Longitude : -
Ketinggian (mdpl) : -

Data Fisik

Bahan Struktur : -
Satuan waktu pembuatan : -
Periode waktu pembuatan : -
Waktu Pembuatan : -
Ornamen Struktur : -
Tanda Struktur : -
Warna Struktur : -
Hiasan : -

Data Dimensi

Panjang : -
Lebar : -
Tinggi : -
Luas Struktur : -
Luas Tanah : -
Diameter Atas : -
Diameter Badan : -
Diameter Kaki : -

Kondisi Terkini

Keutuhan : -
Pemeliharaan : -
Riwayat Pemugaran : -
Riwayat Adaptasi : -

Data Kepemilikan

Kabupaten/Kota : -
Kecamatan : -
Desa/Gampong : -
Status kepemilikan : Wakaf
Nama pemilik : -
Status perolehan : -
Alamat : -
Latitude : -
Longitude : -

Data Pengelolaan

Status Pengelolaan : -

Batas Zonasi

Batas Zona Utara : -
Batas Zona Selatan : -
Batas Zona Barat : -
Batas Zona Timur : -

Deskripsi Singkat

Struktur

Nama Lainnya : Gua Batu

Secara spesifik, tidak ada catatan sejarah terperinci yang ditemukan mengenai "Gua Batu" di Gayo Lues. Namun, konteks sejarah dan arkeologi yang lebih luas di wilayah tersebut, termasuk penemuan gua prasejarah, bisa memberikan gambaran tentang signifikansi gua-gua batu di kawasan Gayo.  Berdasarkan temuan yang ada, gua-gua batu di Gayo kemungkinan besar pernah menjadi tempat tinggal manusia purba. Beberapa poin penting yang relevan dengan sejarah gua batu di Gayo Lues secara umum adalah: Sejak zaman prasejarah, wilayah dataran tinggi Gayo diyakini sudah dihuni oleh manusia purba. Penemuan artefak seperti gerabah, cangkang kerang, manik-manik, tulang belulang manusia, dan alat-alat batu di gua-gua di kawasan Gayo membuktikan hal ini. Salah satu contohnya adalah Gua Ceruk Mendale di Aceh Tengah (masih satu kawasan dataran tinggi Gayo), yang telah menjadi situs arkeologi penting. Penelitian di sana menemukan kerangka manusia purba yang diperkirakan berusia ribuan tahun. Meskipun lokasinya berbeda, temuan di Ceruk Mendale menunjukkan potensi sejarah serupa yang mungkin terkandung di gua-gua lain di wilayah Gayo, termasuk Gayo Lues. Di situs Budaya Aceh, Gua Batu di Gayo Lues disebutkan sebagai objek cagar budaya. Meskipun rincian spesifiknya tidak tersedia, ini menunjukkan bahwa gua tersebut diakui memiliki nilai historis atau budaya yang dilindungi.  Untuk informasi yang lebih detail tentang gua batu khusus di Gayo Lues, Anda perlu melakukan penelitian lebih dalam melalui lembaga terkait yang memungkinkan memiliki catatan atau informasi yang lebih spesifi, Pusat edukasi yang bisa menjadi sumber informasi tentang sejarah dan budaya local dan Lembaga yang fokus pada penelitian sejarah purbakala dan arkeologi.