Loading

Informasi ODCB

Tingkatan Data : Provinsi
Tahun pendataan : -
Tahun Verifikasi dan Validasi : 2021
Tahun penetapan : 2021
Entitas kebudayaan : ODCB
Kategori : Struktur

Data Benda

Nama ODCB/CB di lapangan : -
Sifat Struktur : -
Periode Struktur : -
Fungsi Struktur : -

Lokasi Penemuan

Kabupaten/Kota : Kota Sabang
Kecamatan : -
Desa/Kelurahan : -
Alamat : Cot Labu Gampong Aneuk Laot Kec. Sukakarya Kota Sabang
Latitude : -
Longitude : -
Ketinggian (mdpl) : -

Data Fisik

Bahan Struktur : -
Satuan waktu pembuatan : -
Periode waktu pembuatan : -
Waktu Pembuatan : -
Ornamen Struktur : -
Tanda Struktur : -
Warna Struktur : -
Hiasan : -

Data Dimensi

Panjang : -
Lebar : -
Tinggi : -
Luas Struktur : -
Luas Tanah : -
Diameter Atas : -
Diameter Badan : -
Diameter Kaki : -

Kondisi Terkini

Keutuhan : -
Pemeliharaan : -
Riwayat Pemugaran : Belum Pernah Dipugar
Riwayat Adaptasi : -

Data Kepemilikan

Kabupaten/Kota : -
Kecamatan : -
Desa/Gampong : -
Status kepemilikan : Pemerintah Kota Sabang
Nama pemilik : -
Status perolehan : -
Alamat : -
Latitude : -
Longitude : -

Data Pengelolaan

Status Pengelolaan : -

Batas Zonasi

Batas Zona Utara : -
Batas Zona Selatan : -
Batas Zona Barat : -
Batas Zona Timur : -

Deskripsi Singkat

Struktur

Nama Lainnya : Benteng Cot Labu

Dibangun oleh Jepang pada tahun 1942 sebagai tempat pertahanan Jepang pada dalam menghadapi Perang Asia Pasifik. Benteng Cot Labu, yang juga dikenal sebagai Pusat Pertahanan Gunung Cot Labu, adalah serangkaian bunker dan benteng pertahanan Jepang yang dibangun selama Perang Dunia II (sekitar 1942-1945) di Sabang. Benteng ini berfungsi sebagai basis pertahanan militer yang dilengkapi senjata anti-pesawat dan meriam untuk menembak musuh, serta bunker bawah tanah untuk penyimpanan logistik perang. Selain di Cot Labu, situs-situs pertahanan Jepang lainnya juga tersebar di berbagai lokasi di Sabang.  Setelah direbut dari Hindia Belanda pada tahun 1942, Sabang dijadikan basis maritim Angkatan Laut dan Angkatan Udara oleh Jepang. Gunung Cot Labu menjadi salah satu lokasi strategis untuk sistem pertahanan militer tersebut. Benteng ini terbuat dari bunker bawah tanah dengan jalur parit yang terbuat dari batu besar dan dilengkapi kawat duri. Lokasi yang berada di dataran tinggi dan menghadap laut sangat strategis untuk menembaki musuh dari darat maupun udara. Beberapa bunker di kawasan ini kini terbengkalai dan sebagian berada di tanah milik warga, yang bahkan tidak menyadari keberadaan bunker tersebut.  Benteng Cot Labu merupakan salah satu bukti sejarah penting dari masa pendudukan Jepang di Sabang, yang dapat menjadi objek wisata sejarah dan akademis. Beberapa bunker masih menyimpan meriam asli yang teronggok begitu saja, sementara jalur parit dan ruang pengintaian juga masih terlihat.Potensi sejarah benteng ini menjadikannya sebagai objek wisata alternatif di Sabang selain keindahan alamnya.  Terletak di kawasan Gunung Cot Labu, Sabang. Akses ke beberapa bunker bisa dikatakan sulit karena berada di tengah hutan dan berada di tanah milik warga yang tidak terkelola.