Loading

Informasi Cagar Budaya

Tingkatan Data : Menteri
Tahun pendataan : -
Tahun Verifikasi dan Validasi : -
Tahun penetapan : 1970-01-01
Entitas kebudayaan : CB
Kategori : Situs

Data Benda

Nama ODCB/CB di lapangan : -
Sifat Situs : -
Periode Situs : -
Kelompok Situs : -

Lokasi Penemuan

Kabupaten/Kota : Kabupaten Aceh Tamiang
Kecamatan : -
Desa/Kelurahan : -
Alamat : 625H+MMQ, Gp. Sungai Liput, Kejuruan Muda, Aceh Tamiang, Tj. Genteng, Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh 24474
Latitude : 4.2344180
Longitude : 98.0616130
Ketinggian (mdpl) : -

Data Dimensi

Panjang : -
Lebar : -
Luas Tanah : -

Kondisi Terkini

Keutuhan : -
Pemeliharaan : -
Riwayat Pemugaran : -
Riwayat Adaptasi : -

Data Kepemilikan

Kabupaten/Kota : -
Kecamatan : -
Desa/Gampong : -
Status kepemilikan : -
Nama pemilik : Ahli Waris
Status perolehan : -
Alamat : -
Latitude : -
Longitude : -

Data Pengelolaan

Status Pengelolaan : Ahli Waris

Batas Zonasi

Batas Zona Utara : Kebun Coklat
Batas Zona Selatan : Kebun Coklat
Batas Zona Barat : Kebun Coklat
Batas Zona Timur : Kebun Coklat

Deskripsi Singkat

Situs

Nama Lainnya : Makam Panglima Hitam

Panglima Hitam adalah seorang panglima perang di Tualang dan juga ahli ilmu agama Islam serta mengembangkan hubungan dagang dengan Timur Tengah. makam Panglima Hitam di Aceh Tamiang adalah salah satu situs cagar budaya nasional yang berada di Desa Sungai Liput. Meskipun informasinya tidak banyak tersedia secara terperinci, keberadaan makam ini telah dikonfirmasi dan terdaftar secara resmi.  Terletak di Desa Sungai Liput, Kabupaten Aceh Tamiang.Makam ini telah ditetapkan sebagai Situs Cagar Budaya Peringkat Nasional oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan pada tahun 2011. Informasi spesifik mengenai identitas "Panglima Hitam" dan sejarahnya masih terbatas. Hal ini berbeda dengan beberapa makam lain yang lebih terkenal di Aceh, seperti makam Tengku Tinggi atau Tengku Ampon Raja Banta Ahmad di Kecamatan Bendahara, Aceh Tamiang.  Penting untuk tidak mengaitkan makam Panglima Hitam di Aceh Tamiang dengan makam Panglima Batur yang berada di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, karena keduanya merupakan tokoh dan lokasi yang berbeda. Untuk mendapatkan informasi lebih mendalam, diperlukan penelitian lebih lanjut yang mungkin melibatkan sumber-sumber lokal atau catatan sejarah yang kurang dipublikasikan secara luas.