Loading

Informasi Cagar Budaya

Tingkatan Data : Provinsi
Tahun pendataan : 2020-11-10
Tahun Verifikasi dan Validasi : 2020
Tahun penetapan : 2020
Entitas kebudayaan : ODCB
Kategori : Situs

Data Benda

Nama ODCB/CB di lapangan : -
Sifat Situs : Campuran
Periode Situs : -
Kelompok Situs : -

Lokasi Penemuan

Kabupaten/Kota : Kota Banda Aceh
Kecamatan : -
Desa/Kelurahan : -
Alamat : Jl. Raja Jalil, Gampong Lamlagang Kec. Banda Raya
Latitude : 5.535397097794045
Longitude : 95.31911778831176
Ketinggian (mdpl) : -

Data Dimensi

Panjang : -
Lebar : -
Luas Tanah : 448 m²

Kondisi Terkini

Keutuhan : -
Pemeliharaan : -
Riwayat Pemugaran : -
Riwayat Adaptasi : -

Data Kepemilikan

Kabupaten/Kota : -
Kecamatan : -
Desa/Gampong : -
Status kepemilikan : BPCB
Nama pemilik : -
Status perolehan : -
Alamat : -
Latitude : -
Longitude : -

Data Pengelolaan

Status Pengelolaan : -

Batas Zonasi

Batas Zona Utara : -
Batas Zona Selatan : -
Batas Zona Barat : -
Batas Zona Timur : -

Deskripsi Singkat

Situs

Nama Lainnya : Komplek Makam Raja Jalil

Raja Jalil (1596-1589 Masehi) merupakan anak dari Sultan Alaiddin Al Qahar Ibnu Sultan Ali Muqayat Syah. Raja Jalil adalah kakek dari Sultan Iskandar Muda dari pihak ayahnya. Anak Raja Jalil adalah Sultan Mansyur, ayah dari Sultan Iskandar Muda. Raja Jalil mempunyai peran besar menyatukan dua dinasti yang lama berseteru. Raja jalil mengirim utusan pada Sultan Saidil Mukammil untuk melamar anaknya bernama Putri Indra Bangsa. Setelah pernikahan ini Dinasti Meukuta Alam dan Dinasti Darul Kamal bersatu dari pernikahan 2 Dinasti ini lahirlah Iskandar Muda, Sultan Terkuat dari kerajaan Aceh. Komplek Makam Raja Jalil di Banda Aceh merupakan situs bersejarah yang menyimpan jejak keturunan kesultanan Aceh, terutama yang berkaitan dengan Raja Jalil, kakek dari Sultan Iskandar Muda.  Raja Jalil atau Abdul Jalil adalah anak dari Sultan Alaiddin Al Qahar bin Sultan Ali Muqayat Syah. Ia juga merupakan ayah dari Sultan Mansyur, yang kemudian menjadi ayah dari Sultan Iskandar Muda, penguasa Aceh yang terkenal. Raja Jalil memiliki peran penting dalam menyatukan dua dinasti yang bertikai pada masanya.Komplek makam ini berlokasi di Gampong Lamlagang, Kecamatan Banda Raya, Kota Banda Aceh. Komplek ini dikenal sebagai salah satu peninggalan arkeologi Islam yang penting di Banda Aceh. Selain Makam Raja Jalil, di dalamnya juga terdapat Makam Raja Reubah.Nisan-nisan di Komplek ini memiliki tipologi khas Aceh Darussalam dari abad ke-12 Hijriah atau sekitar abad ke-18 Masehi, yang menunjukkan kekayaan seni dan budaya Islam Aceh pada masa lalu.Meskipun merupakan situs bersejarah yang penting, kondisi Komplek ini dilaporkan pernah mengalami kerusakan. Pemerintah Kota Banda Aceh telah menunjukkan komitmen untuk merancang pembangunan dan pemeliharaan situs-situs bersejarah, termasuk Komplek Makam Raja Jalil, sebagai bagian dari upaya pelestarian cagar budaya.  Keberadaan Komplek makam ini adalah bukti nyata dari sejarah panjang Kesultanan Aceh dan silsilah para pemimpinnya yang memiliki pengaruh besar di wilayah tersebut.