Loading

Informasi Cagar Budaya

Tingkatan Data : Kabupaten
Tahun pendataan : -
Tahun Verifikasi dan Validasi : -
Tahun penetapan : -
Entitas kebudayaan : ODCB
Kategori : Benda

Data Benda

Nama ODCB/CB di lapangan : -
Sifat Produk : -
Periode Produk : -
Kelompok Produk : -

Lokasi Penemuan

Kabupaten/Kota : Kabupaten Aceh Utara
Kecamatan : -
Desa/Kelurahan : -
Alamat : Gp. Lancang Kec. Samudera
Latitude : -
Longitude : -
Ketinggian (mdpl) : -

Data Fisik

Bahan : -
Satuan waktu pembuatan : -
Periode waktu pembuatan : -
Waktu Pembuatan : -
Tanda yang Dimiliki : -
Warna : -
Hiasan : -

Data Dimensi

Panjang : -
Lebar : -
Tinggi : -
Tebal : -
Berat : -
Volume : -
Diameter Atas : -
Diameter Badan : -
Diameter Kaki : -

Kondisi Terkini

Keutuhan : -
Pemeliharaan : -
Pemugaran : -
Adaptasi : -

Data Kepemilikan

Kabupaten/Kota : -
Kecamatan : -
Desa/Gampong : -
Status kepemilikan : -
Nama pemilik : -
Status perolehan : -
Alamat : -
Latitude : -
Longitude : -

Data Pengelolaan

Status Pengelolaan : -

Deskripsi Singkat

Benda

Nama Lainnya : Komplek Makam Tgk. Dikuli

Makam Tgk. di Kuli adalah nama lain untuk Kompleks Makam Kuno Tgk. Arief, yang terletak di Aceh Utara. Situs sejarah ini diyakini sebagai tempat peristirahatan terakhir para pejuang, termasuk ulama dan tokoh masyarakat, yang memiliki kaitan dengan perjuangan melawan penjajah.  Berikut adalah sejarah dan latar belakang komplek makam Tgk. di Kuli: Latar belakang komplek makam Identitas makam: Selain makam Tgk. Arief, kompleks ini juga menampung makam para pejuang lainnya. Makam kuno: Sebutan "kompleks makam kuno" menunjukkan bahwa situs ini telah ada sejak lama dan memiliki nilai historis yang tinggi. Nilai sejarah: Sebagai tempat pemakaman para pejuang, kompleks ini menjadi saksi bisu perjuangan rakyat Aceh. Situs ini berfungsi sebagai tempat untuk mengenang dan menghormati jasa para pahlawan yang telah berjuang di masa lalu.  Hubungan dengan Turki: Makam-makam di kompleks ini diyakini milik para pejuang dari Turki, salah satunya adalah Tgk. Arief. Hubungan sejarah antara Kesultanan Aceh dan Kesultanan Utsmaniyah (Turki) memang tercatat kuat pada masa lalu.  Kompleks Makam Tgk. Di Kuli telah terdaftar sebagai situs cagar budaya oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh, yang menandakan nilai pentingnya secara historis. Namun, detail spesifik mengenai sejarah, kondisi, atau pengelolaan makam ini masih minim dalam catatan publik.  Untuk mendapatkan informasi yang lebih lengkap dan akurat mengenai kompleks makam ini, diperlukan penelitian lebih mendalam dengan mengakses sumber-sumber sejarah lokal dan mendatangi langsung lokasi situs.