Loading

Komplek Makam Tgk. Syik Di Geuleumpang

No. Reg. PO2015111501028 Status Cagar Budaya

Informasi Cagar Budaya

Tingkatan Data : Kabupaten
Tahun pendataan : 2015
Tahun Verifikasi dan Validasi : 2015
Tahun penetapan : -
Entitas kebudayaan : ODCB
Kategori : Situs

Data Benda

Nama ODCB/CB di lapangan : -
Sifat Situs : -
Periode Situs : -
Kelompok Situs : -

Lokasi Penemuan

Kabupaten/Kota : Kabupaten Aceh Utara
Kecamatan : -
Desa/Kelurahan : -
Alamat : Gp. Lhok Incien Kec. Baktiya Barat
Latitude : -
Longitude : -
Ketinggian (mdpl) : -

Data Dimensi

Panjang : -
Lebar : -
Luas Tanah : -

Kondisi Terkini

Keutuhan : -
Pemeliharaan : -
Riwayat Pemugaran : -
Riwayat Adaptasi : -

Data Kepemilikan

Kabupaten/Kota : -
Kecamatan : -
Desa/Gampong : -
Status kepemilikan : Pemda Aceh Utara
Nama pemilik : Pemda Aceh Utara
Status perolehan : -
Alamat : -
Latitude : -
Longitude : -

Data Pengelolaan

Status Pengelolaan : -

Batas Zonasi

Batas Zona Utara : -
Batas Zona Selatan : -
Batas Zona Barat : -
Batas Zona Timur : -

Deskripsi Singkat

Situs

Nama Lainnya : Komplek Makam Tgk. Syik Di Geuleumpang

Ulama pada masa Kerajaan Samudra Pasai, Tgk. Syik Di Geulumpang (atau Teungku Chik di Geulumpang) adalah seorang ulama dan tokoh penting di Aceh, meskipun informasi spesifik mengenai biografi lengkapnya dalam hasil pencarian ini terbatas. Nama beliau lebih sering muncul dalam konteks lokasi makamnya yang dianggap sakral, yang menunjukkan peran dan penghormatan besar masyarakat terhadapnya. eliau adalah seorang ulama atau tokoh agama yang dihormati di Aceh, sebagaimana disiratkan dari gelar "Teungku Chik" (Guru Besar). Kompleks makam Tgk. Syik Di Geulumpang terletak di Geulumpang, dan diakui sebagai situs cagar budaya oleh pemerintah daerah, yang menunjukkan kepentingan historisnya. Nama beliau sering muncul dalam hasil pencarian yang sama dengan tokoh-tokoh Aceh terkemuka lainnya seperti Tgk. Chik Pante Kulu, Tgk. Chik di Tiro, dan Tgk. Chik di Pasie, yang semuanya adalah ulama dan pejuang ternama di zaman mereka, menunjukkan bahwa Tgk. Syik Di Geulumpang kemungkinan besar hidup pada masa perjuangan atau penyebaran Islam yang intens di Aceh. Meskipun detail spesifik tentang perannya tidak tersedia, kemungkinan besar beliau memainkan peran dalam pendidikan agama Islam (mendirikan dayah atau sejenisnya) dan/atau perjuangan melawan kolonialisme, peran umum para Teungku Chik di masa itu. erbeda dengan tokoh seperti Teungku Chik Pante Kulu yang terkenal karena Hikayat Prang Sabi, informasi terperinci mengenai kisah hidup spesifik Tgk. Syik Di Geulumpang tidak muncul secara eksplisit dalam ringkasan hasil pencarian yang tersedia, di luar keberadaan makamnya dan pengakuan statusnya sebagai tokoh penting.